[KUMPULAN] Puisi Rindu Untuk Ibu yang Telah Tiada

Ahsaniku - Puisi rindu untuk ibu adalah sebagai suatu ungkapan perasaan ketika kamu sedang rindu ibu tersayang, wajar jika kamu merindukan sosok wanita yang penuh perjuangan dalam membimbing kamu, membesarkan kamu hingga bisa menjadi seperti saat ini. Ibu adalah sosok wanita yang tegar dan pantang menyerah, sabar dalam mendidik kamu yang nakal, dan tidak mudah letih, dan juga selalu memberikan kamu semangat dikala sedang jatuh.

Banyak sekali kenangan yang tidak mungkin bisa untuk kamu lupakan seumur hidup. Akan sangat menyakitakan jika kamu teringat masa saat bercanda tawa dengannya ataupun saat marah dengannya. Teruntuk ibu you're my inspiration. Mungkin dengan kamu menuliskan puisi rindu tentang ibu ini akan bisa mengobati kerinduan kamu kepada beliau, dan semoga beliau disana mendengarkan kamu dan mendoakan kamu supaya apa yang kamu cita citakan dapat cepat terkabul.
Puisi Rindu Untuk Ibu
Ilustrasi : Ibu yang Telah Tiada
Kamu hanya bisa berdo'a melalui puisi ibu yang telah tiada semoga kelak diakhirat nanti kamu dapat dipertemukan di surgaNya, dan semoga ibu digolongkan sebagai orang-orang yang beriman, dilapangkan kuburannya, diringankan hisabnya, diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Amiin. Untuk kamu yang membutuhkan puisi tentang ibu bisa kamu kutip dari sini, bukan hanya puisi untuk ibu yang sudah meninggal saja, melainkan kamu juga bisa menggunakannya untuk kamu kirimkan ke ibu yang masih hidup.

Seorang ibu akan rela menjadi sengsara hanya untuk anaknya, seorang ibu akan sanggup bekerja keras banting tulang demi anak yang begitu dibanggakannya. Kamu sebagai seorang anak harusnya menghormati dan mematuhi segala yang ia perintah kalau itu bisa membawa kebaikan, namun jika itu bukan perbuatan yang baik maka kamu bisa menolaknya. Kamu yang saat ini menjadi anak harus bisa menghargai dari kesusahpayahan ibumu dari pengorbanannya terhadapmu

Karena jika tidak maka kelak anak yang kamu punyapun sama tidak akan menghargai kamu, hal ini tidak bisa lepas dari hukum sebab akibat dan semua yang ada didunia ini akan dimintai pertanggungjawaban dan balasan terhadap apa yang sudah dilakukan, untuk itu kamu haruslah berbakti pada orang tua terkhusus untuk ibu. Nah berikut ini kumpulan puisi rindu untuk ibu yang bisa kamu simak :


Puisi Membayangkan Ibu

Puisi Membayangkan Ibu
Ilustrasi : Membayangkan Ibu
Ibu....Semenjak kepergianmu .... aku hanya bisa menangis
ibu.....semenjak kepergianmu...
derai air mataku tak bisa aku tahan
ibu......semenjak kepergianmu..
aku hanya bisa mengingat jasamu.

di saat aku menangis engkau memelukku
di saat aku pulang sekolah engkau menyediakanku maskan kesukaanku
di saat aku sakit betapa khawatirnya engkau..
ibu.......
ribuan jasamu tak bisa ku balas.

di saat engkau memelukku yang terakhir kalinya
di saat engkau menghembuskan nafas terkahirmu
di saat engkau memalingkan wajahmu.
aku teriak.....
aku teriak ......kapan kita bisa bertemu lagi ibu....

aku hanya bisa membayangkan
seandainya engkau masih ada
aku hanya bisa membayangkan
betapa bahgia nya aku bersamamu
aku hanya bisa membayangkan
dan hanya bisa mangandai.

andai saja engkau masih ada.....
andai saja engkau masih bisa ku peluk
andai saja engkau masih bisa ku lihat
mungkin tak kan ku lepas lagi pelukanku

ibu.....
aku merindukanmu......
aku membayangkanm.......
ibu.....

Puisi Ikhtiarku Untukmu Ibu

Ikhtiarku Untukmu Ibu
Ilustrasi : Ikhtiarku Untukmu Ibu
Begitu tegar kau hadapi yang telah terjadi,.
seolah tak pernah ada takut’y,.
kau adalah ibu yang berperan sebagai ayah di kala ku masih kecil,.
menghidupiku dengan penuh perjuangan,.

Tanpa ada bantuan dari seorang ayah,..
perjuangan mu begitu besar untuku ibu,.
perjuanganmu terlalu dalam hingga tak dapat aku balas,.
do’akan lah aku ibu,.

Rhidoilah aku tuhan,.
agar ikhtiarku untuk membahagiakan nya
tak keluar arah dari jalanmu ya allah,.

Puisi Rindu Untuk Seorang Ibu

Rindu Untuk Seorang Ibu
Ilustrasi : Untuk Seorang Ibu
Bunda.. kau bagai lentera yang mampu terangi dan hangatakan jiwaku…
disaat hatiku gundah dan takut seperti ini biasanya kau peluk aku dan kau belai rambutaku sembari mengucapkan “jangan takut ibu disini anak ku”
Tak terhitung berpa banyak cinta yang kau berikan untukku,

Tak terhitung berapa banyak nyanyian yang kau nyanyikan di
kala aku akan terlelap…
sungguh kasihmu telah membuaiku…

Dan saat itu tiba, saat dimana kau pejamkan mata mu untuk selamanya, aku hanya bisa terdiam, tak sepatah kata mampu terucap dikala dihadapanku tubuhmu terbujur kaku…
kau hanya diam dikala air mataku menetes,yang biasanya kau usap dengan tangan lembutmu…
Kini hanya lembaran cerita indah yang kubawa..

Jauh sudah kuberjalan tanpa dirimu lagi,..
tak tau kemana arah aku terus berjalan membawa cintamu..
berharap temukan tempat ku bersandar lagi…
aku mencintaimu Bu, aku merindukanmu…

Puisi Orang Yang Tak Tergantikan

Orang Yang Tak Tergantikan
Ilustrasi : Orang Yang Tak Tergantikan
Dirimu.
Hanya satu.
Tak kan pernah kutemukan dimanapun.
Tak kan ada yang bisa menggantikanmu.

Dirimu di hidupku.
Berarti penting.
Aku yang kini beranjak dewasa.
Tak akan begini tanpamu.

Kau asuh aku.
kau didik aku.
Kau sayangi aku.
Dengan apa harus ku balas semua itu?

Sekarang aku jauh darimu.
Sekarang aku harus belajar hidup tanpamu.
Tak ada lagi belaian kasih sayangmu.
Tak ada lagi kudengar suaramu.

Ibuku…
apa kabarmu hari ini?
Kamu orang yang tak kan pernah tergantikan.
Sampai kapanpun………

Puisi Pengorbanan Untuk Ibu

Pengorbanan Untuk Ibu
Ilustrasi : Pengorbanan Untuk Ibu
Butir air mata menumpuk dipelupuk matamu
Jelaskan rasa, saat kau membaca baris baris cinta dari sang pendosa
Ku usapkan, telapak tanganku pada pipimu yang pucat
kurasakan, dada ku semakin sesak dan ngilu

Tak ada yang bisa kuucapkan hari ini
Seperti malam malam kemarin,
Bersama cahaya kejora dimalam itu
Aku hanya terdiam bisu

Ingin aku berkata
Aku cinta kamu
Namun, bibir ini terkatup rapat. tercekat

Kurasa getaran merangkak diujung jari jariku yang kaku
Sungguh! aku pendosa bodoh yang tak pandai bicara
Untuk sekedar bicarakan cinta
Biarlah, cinta ini kupendam dalam sepi
Hingga kutemukan tangga pelangi untuk menujumu. Bidadari

Puisi Kerinduan Untuk Ibu

Kerinduan Untuk Ibu
Ilustrasi : Kerinduan Untuk Ibu
Ibu….
Malam ini jiwaku tak berbintang krna kerinduan aku padamu …
Aku seakan mentari yang tertutup awan gelap,,,
Aku rindu kasih mu ibu….

Jarak aku dan dirimu buat aku hancur ibu,,,
Aku rindu belaian mu saat aku terlelap tidur,,
Aku rindu perlindunganmu saat aku ketakutan ,,,
Aku terharu biru ibu…

Maafkan aku ibu,,,
Aku pergi dengan kesalahan terbesar,,
Aku tak sempat membuatmu tersenyum padaku ibu..
Aku tak sempat membahagiakanmu,,

Tapi,, akku berjanji untukmu ibu,,,
Aku akan kembali dengan segenap bintang untukmu ibu….
Cinta dan sayangku hanya untuk mu ibu….
Selamanya….

Puisi Kerinduan

Kerinduan
Ilustrasi : Kerinduan
Adakah engkau disana sepertiku
Memasuki dunia hayalanku yang mencaci
Aku berhayal berduaan dengan mu
Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu

Wahai cintaku disana
Mengapa kau tak mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada di hatiku
Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu

Adakah engkau disana sepertiku
Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan
Saat berhadapan dengan mu

Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku
Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu
Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku
Engkau cintaku, cinta terpendamku
Engkau rinduku, rindu tak bertuanku.

Alhamdulillah akhirnya penulis dapat menyelesaikan tulisan yang berjudul puisi rindu untuk ibu yang telah tiada ini dengan harapan kamu akan terus mengingat jasa seorang ibu dan selalu mendoakannya supaya kelak diakhirat ia ditempatakan di surga. Penulis menyadari terdapat banyak kekurangan dalam tulisan ini, untuk itu kami minta kritik dan sarannya, semoga bermanfat. Berikut bisa kamu tonton video puisi rindu yang bisa menginspirasi kamu.

14 Responses to "[KUMPULAN] Puisi Rindu Untuk Ibu yang Telah Tiada"

  1. Saya pernah membaca, apakah benar jika ucapan Ibu lebih tajam dari pedang bermata dua?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang dengan kondisi seperti itu kamu harus bersabar dan berdo'a serta di imbangi dengan usaha, kamu harus bisa memahami tujuan dan maksud dari ibu kamu marah2, apa sih yang ada di balik itu, yang biasanya sering terjadi dari ibu ingin melihat anaknya baik cuma salahnya tidak mempertimbangkan prosesnya, karena prosesnya kan gak mudah....dan akhirnya menimbulkan perbedaan pendapat, trus solusinya bagaimana? cobalah kamu untuk mengikuti pendapat ibu kamu sedikit demi sedikit, contoh misalnya kamu ingin berenang menyeberangi sungai yang arusnya deras, kamu gak mungkin bisa menyeberanginya secara lurus, tp kamu bisa dengan cara mengikuti arus air itu dan perlahan-lahan menepi dan bisa menyeberanginya walaupun sedikit jauh sampainya, cobalah ikuti cara itu pasti kamu dan ibumu bisa baikan, terimakasih

      Hapus
  2. Tanya mas, bagaimana mengatasi ibu yang sering mengucapkan sumpah serapah pada anaknya?

    Padah ibu yang rajin beribadah dan taat terhadap agama tetapi gampang sekali mengucapkan sumpah yang tidak baik untuk anaknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sungguh terpuji dan mulia apabila sang anak tersebut memilih untuk bersabar dan menahan diri agar tidak terpancing untuk membalas ucapan buruk ibunya. Memahami bahwa gangguan / ucapan buruk tersebut tidak akan memberikan mudharat (bahaya) kepada kita, tetapi hal itu justru akan memberikan mudharat kepada diri si pelaku sendiri. Hal itu tidak perlu dimasukkan ke dalam hati dan tidak perlu dipikirkan, agar tidak mengotori hati kita.Bersikap rendah hati dan introspeksi diri, siapa tahu ada sebagian perilaku kita yang tidak disukai ibu. Berusaha menjadi anak yang sholeh / solehah, karena do'a anak yang sholeh / sholehah itu didengar oleh Allah. Berdo'a agar ketaatan sang ibu dalam beribadah tsb akan membawanya menjadi manusia yang beradab dan berakhlak mulia, dan menjadi contoh teladan anak-anaknya.

      Hapus
  3. Katanya doa ibu adalah mustajab, nah kalau seansainya dia mendoakan jelek pada anaknya tanpa alasan yangg jelas apakah jg terkabul?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa jadi, mungkin buat anaknya si ibu tidak punya alasan yang jelas, tapi bagi si ibu mungkin dia ada alasan yang gak perlu disebutin, setiap ucapan orangtua adalah DOA

      Hapus
  4. Ibuku sudah meninggaL hampir setahun. Perasaan kalian semua gimana..

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku turut simpati dengan keadaanmu, alhamdulilah kluargaku masih lngkap, meski tidak tiap hari bersama kluarga, namun masih bisa dijangkau

      Hapus