Asal Usul Vampire

Asal Usul Vampire

Jika Anda seorang penggemar film bioskop, terutama dengan film dengan nuansa horor, Anda jelas sangat akrab dengan karakter hantu ini. Ya, vampire adalah salah satu tokoh yang dikenal karena memiliki temperamen menakutkan sebagai pengisap darah dan menariknya vampir ini adalah makhluk noctural yang bergerak di malam hari dan takut matahari, sementara vampir takut bawang putih.

Tidak banyak orang yang tahu tentang asal-usul vampir ini, tetapi jika Anda melihat dari sejarahnya, banyak orang percaya bahwa vampir ini sungguh ada, bahkan ada orang yang sebenarnya budak vampir untuk melindungi peti di siang hari di mana vampir berada. Nah berikut ini yang dikutip dari sumber buku sejarah mengenai asal-usul vampir yang perlu Anda ketahui.Asal Usul Vampire

Asal Usul Vampire Menurut Sejarah Dunia

Secara historis, Vampire adalah seorang pribumi dari negara Rumania, yang dikenal sebagai Vlad Dracul, yang merupakan Raja Rumania pada abad ke-14. Menurut sejarahwan, Vlad Dracul adalah seorang raja yang gemar melancarkan perang dan dikenal kejam.

Ada banyak kemenangan yang telah dimenangkan selama hidupnya. Anehnya, ketika ia berhasil memenangkan perang. Kemudian Raja Vlad Dracul melakukan beberapa ritual khusus di mana ia minum dan menyerap darah mayat yang telah ia kalahkan. Bahkan lebih dari itu raja Vlad Dracul juga sering mengguliti para tahanan, dan sebagian besar korban raja Vlad Dracul adalah Muslim yang telah mati ketika perang melawan mereka.

Setelah Raja Vlad Dracul tewas dalam perang salib, kekejaman terus muncul dari generasi ini, juga diambil alih oleh raja Vlad Tepes III, yang kemudian disebut Dracula dan meninggal pada 1431.

Sama seperti pendahulunya, raja Dracula, ia sangat kejam. Dikatakan bahwa lebih dari ratusan ribu tahanan terbunuh oleh gempa susulan dan kebanyakan dari mereka adalah Muslim. Ritual ini dilakukan oleh raja Dracula untuk melanjutkan ritual pendahulunya Vlad Dracul untuk mandi dan minum korban darah manusia.

Pada akhir Perang Salib, Dracula juga dikalahkan oleh Sultan Mehmed II, ia memenggal kepalanya dan menawarkan kepada Turki Ottoman untuk menghormati para korban perang salib yang jatuh korban dari kekejaman raja Dracula.

Ritual minum darah dari para korban perang dilakukan terutama oleh para raja perang salib III, dan perang salib IV. Puncak dari ritual minum darah dari para korban perang ini berlangsung

pada abad ke-15 sampai ke-17, di mana wabah Dracula dilaporkan ke Eropa dan benua Asia Tengah.

Kebiasaan ini dikatakan sebagai minum darah yang dikenal sebagai kelahiran vampir. Ada orang yang percaya bahwa keturunan raja Vlad Dracul masih tersisa dan melanjutkan ritual meminum darah. Bahkan di abad ke-21 cukup banyak yang percaya vampir sebenarnya ada.

Baca Juga :

Mungkin itu hanya penjelasan saya tentang asal-usul vampire, mudah-mudahan bpenjelasan saya di atas dan mudah-mudahan dapat berguna pembaca. Terimakasih sudah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *