Asal Usul Wayang Kulit, dan Tokohnya Menurut Buku Sejarah

Wayang kulit adalah salah satu karya seni tradisional Indonesia yang paling terkenal di dunia seperti halnya batik. Wayang kulit telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu monumen budaya bersejarah. Tentu ini harus dipertahankan, ini juga telah memenangkan gelar sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau mahakarya yang tak ternilai dari warisan dunia dalam seni asli Indonesia. Tentu saja, dengan gelar ini kita harus bangga sebagai orang Indonesia dari kesenian tradisional wayang kulit ini.

Dari bentuknya, wayang kulit ini pada dasarnya terbuat dari kulit kerbau kering, yang kemudian dibentuk untuk menghasilkan sosok fiksi. Karena sekat yang menempel pada wayang tersebut adalah menggunakan tanduk kerbau, kerajinan wayang kulit ini sebenarnya bukan asal dibuat. Tetapi dibentuk untuk membuat gerakannya lebih dinamis dan menarik.

Asal Usul Wayang Kulit

Wayang KulitMenurut hasil survey yang kami lakukan dalam buku sejarah, tidak ada informasi definitif yang menjelaskan asal-usul wayang kulit ini, namun dalam sejarah perkembangannya asal usul wayang kulit ini adalah sejak 1500 SM. Atau tepat pada zaman kerajaan Hindu dan Budha, sementara nama wayang itu sendiri dikutip dari bahasa Sanskerta, yang berarti “Ma Hyang ” untuk pergi menuju ke tempat tertinggi (Dewa).

  Asal Usul Watu Dodol

Banyak sejarawan percaya bahwa asal usul wayang kulit berasal dari negara India, tetapi yang lain menyatakan bahwa wayang kulit ini berasal dari Cina. Hal ini sejalan dengan hipotesis bahwa India adalah sumber dari agama Hindu dan Buddhisme, sementara hal ini terjadi di Tiongkok yang merupakan pusat seni daerah selama kerajaan Hindu dan Buddha.

Dalam hal lain, seni wayang kulit umumnya dibagi menjadi berbagai jenis, seperti boneka Gagrag Banyumasan, yang mengadopsi gaya boneka pedalangan yang juga dikenal sebagai pakeliran. Gaya ini dipandang sebagai cara untuk menjunjung tinggi nilai dan norma yang ditemukan di masyarakat. Sementara tokoh wayang dibagi ke dalam kategori atau kelompok yang berbeda menurut karakternya, mereka mengikuti tokoh wayang yang dikenal dalam seni tradisional ini

  2 Asal Usul Sundel Bolong Menurut Orang Jawa (Wajib di Baca !)

Tokoh Wayang Kulih

1. Golongan Dewa

  1. Batara Wisnu
  2. Batara Indra
  3. Batara Bayu
  4. Dewi Sri
  5. Batara Kamajaya
  6. Dewi Ratih

2. Golongan Rohaniwan

  1. Resi Bisma
  2. Resi Abiyasa
  3. Resi Seto
  4. Begawan Mintaraga

3. Golongan Raja

  1. Prabu Kresna
  2. Sri Rama
  3. Pandu
  4. Puntadewa
  5. Kresna
  6. Baladewa
  7. Parikesit
  8. Salya
  9. Rahwana

4. Golongan Ksatria

  1. Bima
  2. Sumantri
  3. Arjuna
  4. Nakula
  5. Sadewa:
  6. Karna
  7. Wibisana.
  8. Antareja
  9. Antasena
  10. Gatotkaca
  11. Wisanggeni
  12. Abimanyu
  13. Setyaki
  14. Burisrawa
  15. Aswatama
  16. Leksmana
  17. Anoman

5. Golongan Putri

  1. Dewi Sinta
  2. Dewi Kunti
  3. Dewi Madrim
  4. Dewi Drupadi
  5. Dewi Wara Sumbadra
  6. Dewi Srikandi
  7. Dewi Banowati
  8. Dewi Anggraini
  9. Dewi Setyawati
  10. Dewi Sawitri
  Asal Usul Gunung Bromo

6. Golongan Rakyat

  1. Semar
  2. Togog
  3. Petruk
  4. Bagong

7. Golongan Raksasa

  1. Kumbakarna

Mungkin itu hanya penjelasan saya untuk asal-usul wayang kulit dan tokoh dalam seni wayang kulit. Pada dasarnya, perkembangan wayang kulit di Indonesia memang mengalami perubahan yang signifikan. Hal ini juga dilakukan oleh Wali Songo ketika mereka menyebarkan Islam di Nusantara semoga bermanfaat

Rating Artikel
Review Date
Reviewed Item
Asal Usul Wayang Kulit, dan Tokohnya Menurut Buku Sejarah
Author Rating
51star1star1star1star1star

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *